Ketidaksengajaan yang Paling Kusyukuri


Ternyata jatuh cinta padamu semanis dan semenyenangkan ini, ya.
Ada bahagia kecil yang lahir setiap kali aku mengingatmu,
seolah dunia menjadi sedikit lebih ringan hanya karena namamu terlintas di kepalaku.
Aku senang—benar-benar senang—karena semesta pernah mempertemukanku denganmu,
memberi kesempatan untuk mengenalmu, meski perlahan dan sederhana.

Kadang aku bertanya dalam diam,
akankah suatu hari nanti kamu menoleh ke arahku?
Akankah hatimu, yang kini begitu kuhargai dari kejauhan,
juga jatuh cinta padaku seperti aku jatuh cinta padamu—
dengan tulus,  dan tanpa ragu.

Jatuh cinta kepadamu bukan sesuatu yang kurencanakan,
namun ia menjadi pilihan yang akan kupilih beribu-ribu kali.
Bukan karena aku tak punya pilihan lain,
melainkan karena hatiku selalu kembali padamu
dengan keyakinan yang sama setiap kalinya.

Dan jika suatu hari semesta mengizinkan kita untuk saling mencintai,
itu akan menjadi hadiah terbesar yang Tuhan titipkan dalam hidupku.
Bukan tentang memiliki,
melainkan tentang dua hati yang memilih pulang satu sama lain.

Karena memilihmu, dan jatuh cinta padamu,
adalah ketidaksengajaan yang paling kusyukuri—
sebuah perasaan hangat yang datang tanpa permisi,
namun tinggal dengan cara yang paling indah.

Dariku,Untukmu.

Pada seseorang yang slalu ku rindukan.


Comments

Popular Posts