Perjalanan tanpa adanya cinta

aku mulai menyukai perjalananku yang tidak ada cinta lagi di dalamnya.
bukan karena hatiku benar-benar kosong,
melainkan karena akhirnya aku berhenti memaksakan sesuatu
yang tak pernah memilihku untuk tinggal.

di perjalanan ini, aku belajar berjalan tanpa menggenggam siapa pun,
menikmati sunyi tanpa menamainya sepi,
dan menerima bahwa tidak semua rindu harus sampai
pada alamat yang sama.

aku tidak lagi mencari wajahmu di setiap persimpangan,
tidak berharap semesta mempertemukan kita secara kebetulan.
aku hanya melangkah—
dengan luka yang sudah belajar diam,
dan hati yang pelan-pelan berdamai.

jika kelak cinta datang kembali,
biarlah ia menemukan aku yang utuh,
bukan aku yang masih menoleh ke belakang.
sebab kali ini,
aku memilih diriku sendiri sebagai tujuan.

Comments

Popular Posts