Seandainya Kamu Tahu

Seandainya kamu tahu isi hatiku,
mungkin kamu akan tersenyum kecil lalu berkata,
“ternyata kamu secinta itu, ya, sama aku.”
Dan mungkin—hanya mungkin—
jika kamu benar-benar tahu,
kamu tak akan pergi begitu saja.

Seandainya perasaan ini sempat sampai padamu
sebelum jarak lebih dulu mengambil alih,
barangkali langkahmu tak secepat itu menjauh.
Barangkali kita tak perlu saling kehilangan
hanya karena tak pandai mengungkapkan. 

Dan seandainya keadaan berpihak,
seandainya waktu tak terburu-buru memisahkan,
kita mungkin masih berjalan berdampingan—
dengan cerita yang sama,
dengan hati yang saling menggenggam,
tanpa harus belajar ikhlas terlalu cepat.

Namun aku tahu,
tak semua “seandainya” diciptakan untuk terjadi.
Sebagian hanya dititipkan
agar kita belajar merelakan
tanpa berhenti mencintai dengan baik.

Comments

Popular Posts